1 |
Apa Kabar, Malam
Cerpen
Indra Tranggono
SEORANG Perempuan menulis sajak dalam benak dengan tinta hitam malam. Seluruh pori-porinya mengembang. Peluhnya sangat deras menjelma ribuan kata, ribuan kalimat yang mengalir dari telaga kenangan. Kadang Perempuan itu cemas, kadang...
Dimuat di
Jawa Pos
07/13/2008 |
2 |
Dalam Hujan Hijau Friedenau
Cerpen
Triyanto Triwikromo
Kereta yang sesaat berhenti di Stasiun Friedenau itu memang semula ingin menumpahkan aku dan 99 pasang malaikat yang ingin merayakan pernikahanmu dengan Ellen Adele, Arok. Dari Apartemen Carstennstr 25 B—tempat kita...
Dimuat di
Kompas
07/13/2008 |
3 |
Malaikat Simpanan
Cerpen
Aris Kurniawan
TENGAH malam itu dia tergeragap bangun. Dering ponsel yang mengagetkannya dia sambar. Sial, sambungan terputus begitu dia mau memijit tombol jawab. Terkantuk-kantuk dia melihat layar ponselnya, mencari register, nomor siapa yang...
Dimuat di
Lampung post
07/13/2008 |
4 |
Kisah Dari Negeri Atas Angin
Cerpen
Sunaryono Basuki Ks
Pernahkah kau dengar kisah seorang Dayang Satyawati dari Negeri Atas Angin yang jatuh cinta pada Pangeran Muda gagah perkasa? Saat melayani Sang Pangeran bersama-sama dengan dayang lain, selalu dicurinya pandang, kegagah-perkasaan...
Dimuat di
Republika
07/13/2008 |
5 |
Sebuah Paket
Cerpen
Moh Fahmi Amrulloh
Hari ini Ratih ulang tahun.Ia telah membuat janji dengan temantemannya, akan mentraktir mereka minum malam nanti. Beberapa hari sebelumnya, Ratih sudah mengatakan kepada temantemannya bahwa saat ulang tahunnya nanti, ia tak...
Dimuat di
Seputar Indonesia
07/13/2008 |
6 |
Lelaki yang Menangis di Kamar Mandi
Cerpen
Indrian Koto
Ia paling benci menunggu. Ia sudah terbangun pagi-pagi sekali dan sungguh mati kantuknya lenyap begitu saja. Padahal semalam ia hampir tak bisa tidur. Menunggu, ah betapa waktu bergerak lamban rasanya. Jam...
Dimuat di
Suara Karya
07/13/2008 |
7 |
Bulan Tercebur di Laut
Cerpen
F. Moses
Oh ya, singkat saja, ada suatu hal ingin aku sampaikan. Entah penting atau tidak.
Suatu ketika, saat ber- libur di negeri itu, mendadak benda dari langit, yang ternyata satu-satunya milik negeri...
Dimuat di
Suara Pembaruan
07/13/2008 |
8 |
Malam Basilisk
Cerpen
Dinar Rahayu
>Kau adalah kematianku
Padamu aku dapat bergantung
Ketika semuanya jatuh berguguran
(Paul Celan)
DI lautan suara dan gerakan aku mengapung. Tidak seperti binatang Kapal Perang Portugis yang sengatnya masih berfungsi walaupun ia sudah mati melainkan...
Dimuat di
Suara Merdeka
07/13/2008 |
9 |
Lelaki Pertama yang Bersemayam di Rumah Rindu
Cerpen
Fakhrunnas MA Jabbar
SUDAH lama rumah ini kosong. Bagai ruang hampa dan pilu. Tak ada rerama atau suara apa pun berkeliaran mengisi sudut-sudut dinding. Sesekali hanya ada tiupan angin lirih dari lapisan atmosfer yang...
Dimuat di
Suara Pembaruan
07/06/2008 |
10 |
Rumah Duka
Cerpen
Ratih Kumala
Hal pertama yang muncul di kepala saat laki-lakiku menamatkan sisa nyawanya adalah; mungkin perempuan itulah yang lebih kehilangan dibanding aku, istri sahnya. Ketika itu jarum jam menggenapkan pukul tiga pagi. Anak...
Dimuat di
Kompas
07/06/2008 |